10 Tips Agar Feed Instagram Rapih (ala Patrishiela)

10 Tips Agar Feed Instagram Rapih (ala Patrishiela)

Dulu gue pernah trip bareng beberapa media untuk meliput suatu daerah, dan saat itu gue sekaligus diwawancara dan dimintai tips untuk mereka publish, bagaimana cara agar Feed Instagram gue terlihat rapih dan eye catching. Setelah kemarin gue sempat membaca lagi beberapa artikel hasil wawancara itu, gue tersadar kalo gue belum pernah share secara personal dan lebih detail ke followers gue di Instagram atau ke kalian yang membaca blog ini.

Pertanyaan yang paling sering gue dapat dari followers Instagram juga sama, bagaimana gue mengolah foto dan menyusunnya agar menarik. Sebenarnya pertanyaan tersebut tidak bisa dijawab secara pasti, karena selera orang berbeda-beda. Tapi di blog ini gue akan share secara detail hal-hal yang pasti gue lakukan untuk menangkap moment dan juga mengedit fotonya.

Pertama, siapkan properti untuk kita pakai. Misalkan seperti topi, ikat kepala, kain, atau bisa juga kacamata hitam untuk nutupin muka ngantuk dan ga make up. Kacamata hitam salah satu senjata andalan gue sih biar tetep keliatan keren di foto, apalagi kalo mengejar moment sunrise. Pasti mukanya masih keliatan ngantuk banget kan. Ohya, untuk warna baju hindari warna yang bisa menyatu dengan warna alam atau latar belakang foto, seperti cokelat, biru dan hijau.

Kedua, kamera. Kalo gue pribadi, kamera yang gue gunakan adalah kamera hp dan kamera mirrorless. Tapi foto-foto di Instagram gue itu 70% lebih sering menggunakan kamera handphone, dan saat ini gue menggunakan 2 handphone, yaitu Iphone X dan Samsung S20. Untuk kamera mirroless gue pakenya Sony A7ii. Tapi inget, gears itu ga 100% menentukan hasil foto mendapat engagement yang tinggi atau engga. Intinya harus kreatif dan konsisten. Percuma kalo gearsnya mahal, tapi ga ngerti cara pake dan bikin kontennya :p

Ketiga, set kamera dengan mode burst atau continuous. Itu loh mode yang kalo kita klik atau tekan shutternya bisa menangkap foto sekaligus banyak. Wah ini udah jadi mode andalan gue banget sih, karena bisa menangkap foto dengan natural. Ga cuma di handphone, tapi kamera mirrorless gue pun juga disetting dengan mode tersebut.

Keempat, minta tolong teman yang memang mengerti menggunakan kamera atau terbiasa memfoto. Ini penting! Tujuannya biar mood kita tetap terjaga dan ga emosi. Hahaha Kalo kita minta tolong sama teman yang ga ngerti dan ga sejalan sama maunya kita, dan walaupun udah dijelasin maunya kita seperti apa tapi hasilnya ngeblur atau ga sesuai, dijamin deh pasti kita geregetan banget dan moodnya jadi males untuk ke spot berikutnya. Tips ini berguna juga loh untuk meminimalisir waktu, biar nanti bisa lebih cepat berpindah ke spot incaran lain.

Kelima, tentukan angle. Kalo difotoin sama teman, biasanya gue kasih tau dulu maunya gue gimana, dengan cara memfoto si teman terlebih dahulu. Atau, bisa juga diarahkan langsung dari kamera yang sudah standby mengarah ke spot/angel yang kita incar biar si teman yang fotoin ga usah mikir lagi, “eh yang tadi dia mau kaya gini bukan ya?”.

Keenam, perhatikan head room. Yap ini penting juga harus memperhatikan jarak kepala si objek foto dengan frame foto. Jangan sampe kepalanya terpotong ya, kan jadi ga enak diliat nanti hasilnya. Kalo gue pribadi lebih suka head room yang jauh seperti ini.

Ketujuh, foto dengan mode wide. Gue biasanya pakai mode ini untuk memfokuskan foto ke pemandangan sekeliling gue. Jadi gue sebagai objek tidak terlalu close gitu loh. Ini juga salah satu pegangan gue biar feed di Instagram terlihat rapih, karena kalo gue pribadi lebih suka liat feed orang lain yang terlihat seperti foto di bawah ini, bukan feed yang isinya selfie atau foto yang terlalu close up. Gue pun kadang juga suka memposting foto close up, tapi gue kombinasikan dengan foto-foto wide ini.

Kedelapan, editing! Untuk ngedit foto gue menggunakan aplikasi Adobe Lightroom, dan gue selalu mengedit fotonya di handphone. Terlalu mager untuk mindahin foto-foto ke handphone. Hahahaha

Dan kunci penting biar feed Instagram terlihat menarik, yaitu KONSISTEN WARNA. Kalo dari pengalaman gue, memang susah sih menyamakan warna 1 foto dengan foto lainnya, dan pasti memakan waktu yang cukup lama. Tapi sekarang gue udah punya fliter/preset sendiri yang gue pake untuk foto-foto di Instagram, dan sekarang gue ngeditnya juga ga sampai 1 menit. Tinggal 1 kali klik aja. Paling tinggal atur exposure untuk menentukan terang dan gelapnya foto. Intinya ada 3 warna yang menurut gue harus sama di 1 foto dan lainnya, yaitu warna biru, hijau, orange (warna kulit).

Waktu dulu gue kalo ngedit 1 foto bisa memakan waktu 20-40 menitan. Iya gue kalo ngedit tuh lama, soalnya gue mastiin warnanya konsisten dengan warna foto-foto gue sebelumnya. Belom lagi kalo gue lagi trip dengan brand, pasti foto itu udah harus siap posting dengan cepat (beserta caption). Total 1 foto + caption dibuat bisa memakan waktu 1 jam. Akhirnya gue memutuskan membuat filter/preset ini untuk memudahkan pekerjaan gue. Itu pun gue membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar 2 tahun coba-coba apakah filter ini bisa masuk ke tema foto apa aja. Kenapa lama? Karena gue mau filter ini bisa dipakai untuk segala tema foto, dan tetap memberikan warna yang konsisten.

Jadi, kalo ditanya gimana cara ngedit menentukan warnnya, kalian tinggal order aja ya di www.patrishiela.com/shop biar kalian ga usah ribet-ribet lagi deh ngatur warnanya. Sudah ada tutorial instalasinya juga kok. Dan inget ya bahwa COSISTENCY IS THE KEY! 😀

When buying from an artist/maker, you’re buying more than an object. You are buying hundreds of hours of failures and experimentation. You are buying days, weeks & months of frustation and moments of pure joy. You aren’t just buying a thing, you’re buying a piece of heart, part of a soul, a moment of someone’s life. Most importantly, you’re buying the artist more time to do something they are passionate about. Source: IG @rarabyrashidacotton (@artistrelates)

Kesembilan, atur posisi foto yang akan dipost. Nah untuk poin yang ini biasanya gue pake aplikasi UNUM. Ini adalah aplikasi simulasi Instagram gitu. Jadi kita bisa pindah-pindahin foto dan memilih posisi foto sebelum dipost. Tampilannya persis seperti di Instagram, tujuannya biar nanti feednya terlihat rapih. Setelah dirasa sudah sesuai selera, tinggal upload deh.

Terakhir, kesepuluh. Atur jadwal post foto. Pastikan kalian mempost fotonya saat prime time. Nah ini gunanya agar foto yang kalian post mendapatkan engagement (likes/comments) yang lebih tinggi deh.

Itulah tips-tips dasar dari gue agar feed Instagram terlihat rapih. Selain bisa menarik followers baru, feed Instagram yang rapih itu juga bisa menjadi nilai tambahan kita apakah rapih/konsisten juga di kehidupan nyata (ini sedikit bocoran ya dari temen gue yang kerjanya di bagian HRD, mereka suka ngecekin IG pelamar :p) . Jadi semoga tips-tips ini bermanfaat yaa! 😀

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *